Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Stasiun Geofisika Yogyakarta (Pusat Gempa Regional VII)
Lokasi Epicenter
"Info Gempabumi Wilayah DIY dan Sekitarnya : Tanggal 29 Juli 2010 Pukul 04:36:42 WIB Magnitude 4.0 SR. Lokasi : Latitude 9.47 LS Longtitude 111.28 BT. Kedalaman 10 KM. Keterangan : di darat 178 Km Barat Daya Blitar Jawa Timur
![]()
Buku Tamu
Data dan Informasi

Info Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MKG)
![]()
PERGESERAN AWAL MUSIM KEMARAU 2010
Potensi hujan di sebagian besarIndonesia diprediksi dengan intensitas sedang sampai lebat hingga pertengahan Juli 2010. Musim Kemarau 2010 cenderung lebih basah dibanding normalnya. Kecenderungan musim kemarau 2010 lebih pendekdibanding normalnya. DOWNLOAD PERGESERAN MUSIM KEMARAU 2010
Kondisi Citra Satelit Wilayah Indonesia
Update citra satelit wilayah Indonesia selengkapnya.
Prediksi dan Dampak El Nino dan La Nina di Indonesia

Prediksi Elnino/La Nina BMKG dan Institusi Internasional
:
Indeks Nino34 diprediksi menuju kondisi La Nina pada bulan Juli 2010. Bahkan
menurut NCEP, Jamstec (Japan), dan BMKG memprediksi indeks Nino34 bulan
Juli hingga Desember 2010 menunjukkan kondisi La Nina moderate.
Dampak El Nino/La Nina di Indonesia :
Dampak El Nino/La Nina sangat dipengaruhi oleh suhu perairan Indonesia.
Juli 2010 :
Kondisi anomali suhu muka laut di Nino34 yang diprediksi berharga negatif
(menyatakan kondisi La Nina lemah - moderat), sementara kondisi suhu perairan
Indonesia masih cukup hangat, memberikan indikasi bahwa sebagian besar wilayah
Indonesia diprediksi masih relatif cukup hujan pada Musim Kemarau 2010.
download Prediksi El Nino/ La Nina
PROSPEK CUACA SATU MINGGU KEDEPAN
TANGGAL 27 Juli 2010 - 02 Agustus 2010
1. HASIL PANTAUAN SEBAGAI DASAR PERTIMBANGAN :
Suhu muka laut mencapai 30.0 - 31.0 C terjadi di perairan sebelah barat Sumatera, Selat Malaka, Riau Kepulauan, Laut Sulawesi, Laut Maluku bagian utara, perairan sebelah utara Maluku, Laut Halmahera dan perairan sebelah utara Papua sehingga uap air di wilayah tersebut cukup banyak dan hal ini memberi peluang untuk terjadinya pertumbuhan awan – awan hujan, kecuali untuk wilayah Jawa bagian timur, Bali, Nusa Tenggara dan Maluku Tenggara bagian barat kelembapan udara diatas lapisan 850 mb masih kering dan kecepatan angin cukup kencang sehingga dapat mengganggu proses terjadinya pertumbuhan awan.
Angin di atas wilayah Indonesia umumnya bertiup dari arah Timur Laut - Tenggara kecuali Sumatera bagian utara dan Riau Kepulauan angin dari arah Barat Daya - Barat, kecepatan angin berkisar antara 05 - 45 km/jam.
Potensi hujan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali Jawa bagian timur, Bali, Nusa Tenggara, Maluku Tenggara bagian barat, Sulawesi Selatan bagian selatan peluang hujannya kecil.
Pulau Jawa :
(Tanggal 27 - 29 Juli 2010) : Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di Jawa bag barat pada siang/sore dan malam hari.
(Tanggal 30 Juli 2010 - 02 Agustus 2010) : Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di Jawa bag barat pada siang/sore dan malam hari.
TANGGAL 20 - 26 Juli 2010
1. HASIL PANTAUAN SEBAGAI DASAR PERTIMBANGAN :
Suhu muka laut di wilayah Indonesia umumnya masih panas, terutama di perairan sebelah barat Aceh hingga Sumatera Barat, Selat Malaka, Riau Kepulauan, Laut Maluku, Laut Halmahera dan perairan sebelah utara Papua diperkirakan suhu muka laut mencapai 30.0 – 31.0 C sehingga uap air di wilayah Indonesia cukup banyak dan peluang untuk terjadinya pertumbuhan awan – awan hujan cukup besar, kecuali untuk wilayah Jawa bagian timur, Bali, Nusa Tenggara dan Maluku Tenggara bagian barat kelembapan udara diatas lapisan 850 mb cukup kering dan kecepatan angin cukup kencang sehingga hal ini dapat mengganggu proses terjadinya pertumbuhan awan
Angin di atas wilayah Indonesia umumnya bertiup dari arah Timur Laut – Tenggara kecuali Sumatera bagian utara dan tengah angin dari arah Barat Daya – Barat, kecepatan angin berkisar antara 05 – 45 km/jam
Potensi hujan terjadi disebagian besar wilayah Indonesia kecuali sebagian Jawa bagian timur, Bali, Nusa Tenggara peluang hujannya kecil
Pulau Jawa :
(Tanggal 20 - 22 Juli 2010) : Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di Jawa bag barat pada siang/sore – malam hari.
(Tanggal 22 - 26 Juli 2010) : Berpeluang hujan dengan intensitas
ringan, kadang sedang – lebat di Jawa bag barat pada siang/sore –
malam hari.
TANGGAL 06 - 12 Juli 2010
1. HASIL PANTAUAN SEBAGAI DASAR PERTIMBANGAN :
1. Suhu muka laut di Samudera Indonesia sebelah barat Sumatera, Selat
Malaka, Riau Kepulauan, Selat Karimata, Laut Halmahera dan perairan sebelah
utara Papua diperkirakan masih panas dan daerah tekanan rendah diperkirakan
terjadi di Samudera Hindia sebelah barat Bengkulu pada awal periode, sumber
uap air diperkirakan masih banyak terjadi di wilayah Indonesia bagian barat.
2. Angin di atas wilayah Indonesia umumnya bertiup dari arah Timur –
Tenggara kecuali Sumatera bagian utara, Kalimantan Barat angin dari arah
Selatan – Barat, kecepatan angin berkisar antara 05 – 45 km/jam.
3. Potensi hujan terjadi disebagian besar wilayah Indonesia kecuali Jawa
bagian timur, Bali, Nusa Tenggara, Papua bagian utara peluang hujannya kecil
.
Pulau Jawa :
(Tanggal 06-08 Juli 2010) : Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di Jawa bag barat pada siang/sore – malam hari.
(Tanggal 09-12 Juli 2010) : Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang – lebat di Jawa bag barat pada siang/sore – malam hari.
POTENSI BANJIR BULAN JUNI, JULI dan AGUSTUS 2010
Pembuatan prakiraan potensi banjir ini merupakan hasil kerjasama dari 3 (tiga) instansi: BMKG, DitJen Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum dan Bakosurtanal. Dalam hal ini BMKG sebagai penyedia informasi prakiraan hujan bulanan, PSDA PU daerah rawan banjir dan Bakosurtanal menyiapkan peta dasar (RBI, Sistem Lahan, dan Land Cover)
Prakiraan Potensi Banjir D.I. Yogyakarta Bulan Juli 2010
Prakiraan Potensi Banjir D.I. Yogyakarta Bulan Agustus 2010



