Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Stasiun Geofisika Yogyakarta (Pusat Gempa Regional VII)
PROSPEK CUACA SATU MINGGU KEDEPAN
TANGGAL 01 - 07 Mei 2010
1. HASIL PANTAUAN SEBAGAI DASAR PERTIMBANGAN :
1. Suhu muka laut di Samudera Indonesia sebelah barat Sumatera, Selat Malaka, Riau Kepulauan, selat Karimata dan perairan sebelah utara Papua diperkirakan mencapai (30.0 – 31.0 C), daerah tekanan rendah diperkirakan terjadi di perairan sebelah utara Papua Nugini dan di perairan sebelah barat Bengkulu terjadi pada pertengahan dan akhir periode sehingga wilayah tersebut banyak terjadi pertumbuhan awan.
2. Angin di atas wilayah Indonesia umumnya bertiup dari arah Timur Laut
– Tenggara kecuali Sumatera bagian utara angin dari arah Barat Daya
– Barat, kecepatan angin berkisar antara 05 – 45 km/jam.
3. Potensi hujan terjadi disebagian besar wilayah Indonesia kecuali Sumatera
bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, Sulawesi bagian selatan, Maluku
Tenggara, Bali dan Nusa Tenggara peluang hujannya kecil.
Pulau Jawa :
(Tanggal 01-03 Mei 2010) : Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di Jawa bag timur pada sore – malam hari.
(Tanggal 04-07 Mei 2010) : Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang – lebat di Jawa bag barat pada siang/sore – malam hari.
PERINGATAN DINI
Waspada pada hujan deras disertai kilat/petir dan angin kencang.
Antara tanggal : 01 - 02 Juni 2010
Pesisir Barat Sumatera, Sumut, Jambi, Sumsel, Kalsel, Kalteng bagian Selatan,
Kaltim bagian Selatan, Gorontalo, Sulbar, Sultra, Maluku Tengah, Papua
Barat bagian Selatan dan Papua Tengah.
Antara tanggal : 03 - 04 Juni 2010 :
Pesisir Barat Sumatera, Sumut, Jambi, Sumsel, Kalsel, Kalteng bagian Selatan,
Gorontalo, Sulbar, Sultra, Maluku Tengah, Papua Barat bagian Selatan dan
Papua Tengah.
Antara tanggal : 05 - 07 Juni 2010 :
Pesisir Barat Sumatera, Sumut, Jambi, Sumsel, Kalbar bagian Barat dan
Utara, Kalsel, Kalteng bagian Selatan, Sultra, Maluku Tengah, Papua Tengah.
TANGGAL 25 - 31 Mei 2010
1. HASIL PANTAUAN SEBAGAI DASAR PERTIMBANGAN :
1. Panasnya suhu muka laut yang diperkirakan mencapai (29.0 – 30.0 C) terjadi di Samudera Indonesia sebelah barat Sumatera, Selat Malaka, Selat Karimata, Riau Kepulauan, Laut Jawa dan Samudera Pasifik sebelah utara Papua sehingga sumber uap air masih banyak terjadi di wilayah tersebut, daerah tekanan rendah pada awal periode terjadi di Samudera Pasifik sebelah timur laut Papua .
2. Angin di atas wilayah Indonesia umumnya bertiup dari arah Timur Laut
– Tenggara kecuali Sumatera bagian utara angin dari arah Tenggara
– Selatan, kecepatan angin berkisar antara 05 – 45 km/jam.
3. Potensi hujan terjadi disebagian besar wilayah Indonesia kecuali sebagian
Sumatera bagian utara, sebagian Jawa bagian timur, sebagian Sulawesi bagian
selatan, Bali dan Nusa Tenggara peluang hujannya kecil
Pulau Jawa :
(Tanggal 25-27 Mei 2010) : Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Jawa bag utara dan barat pada sore – malam hari.
(Tanggal 28-31 Mei 2010) :Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Jawa bag barat pada sore – malam hari.
PERINGATAN DINI
Waspada pada hujan deras disertai kilat/petir dan angin kencang.
Antara tanggal : 25 - 26 Mei 2010
NAD, Jabodetabek, Kalbar bagian Tengah, Kalteng bagian Barat, Sulsel,
Sultra, Maluku Tengah dan Tenggara, Papua bagian Tengah
Antara tanggal : 27 - 28 Mei 2010 :
Jabar bagian Barat, Sulsel, Maluku Tengah dan Tenggara
Antara tanggal : 29 - 31 Mei 2010 :
Sulsel, Maluku Tengah dan Tenggara, Papua bagian Tengah
TANGGAL 18 - 24 Mei 2010
1. HASIL PANTAUAN SEBAGAI DASAR PERTIMBANGAN :
1. Suhu muka laut diperkirakan masih panas di wilayah Indonesia bagian
barat dan Samudera Pasifik sebelah utara Papua, tekanan rendah pada awal
periode diperkirakan akan terjadi di Laut China Selatan bagian selatan
dan di Samudera Pasifik sebelah utara Papua akan terjadi pada awal hingga
akhir periode sehingga daerah pertemuan angin akan terjadi di sekitar
Sumatera bagian utara dan tengah, perairan sebelah utara Papua.
2. Angin di atas wilayah Indonesia umumnya bertiup dari arah Timur Laut
– Tenggara kecuali Sumatera bagian utara dan tengah angin dari arah
Barat Daya – Barat Laut, kecepatan angin berkisar antara 05 –
45 km/jam.
3. Potensi hujan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali sebagian
Nusa Tenggara, Maluku Tenggara dan sebagian Papua Timur bagian selatan
peluang hujannya kecil.
Pulau Jawa :
(Tanggal 18-20 Mei 2010) Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Jawa bag utara dan barat pada sore – malam hari.
(Tanggal 21-24 Mei 2010) Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Jawa bag barat pada sore – malam hari.
3. PERINGATAN DINI
Waspada pada hujan deras disertai kilat/petir dan angin kencang.
Antara tanggal : 18 - 19 Mei 2010
AD, Sumut, Jambi, Pesisir Timur Sumatera, Lampung, Jabar, Jateng, Pesisir
Selatan Jawa, Kalbar, Kalteng bagian Utara, Sulbar, Sulsel, Maluku Tenggara,
Papua bagian Tengah dan Selatan.
Antara tanggal : 20 - 21 Mei 2010 :
ambi, Sumsel, Lampung, Pesisir Timur Sumatera, Jabar, Jatim, Bali, Sulsel,
Sultra, Maluku Tenggara, Papua bagian Tengah.
Antara tanggal : 22 - 24 Mei 2010 :
Sumbar, Jambi, Sumsel, Lampung, Pesisir Timur Sumatera, Jatim, Bali, NTB
bagian Selatan, Sulsel, Maluku Tenggara, Papua bagian Barat dan Tengah.
4. CATATAN DAN KETERANGAN
Hujan ringan dengan intensitas ; 0,1-5,0 mm/jam atau 5-20 mm/hari
Hujan sedang dengan intensitas ; 5,0-10,0 mm/jam atau 20-50 mm/hari
Hujan lebat dengan intensitas ; 10,0-20 mm/jam atau 50-100 mm/hari
Hujan sangat lebat dengan intensitas ; >20 mm/jam atau >100 mm/hari
TANGGAL 11 - 17 Mei 2010
1. HASIL PANTAUAN SEBAGAI DASAR PERTIMBANGAN :
1.Di wilayah Indonesia suhu muka laut diperkirakan masih panas, tekanan
rendah pada awal periode diperkirakan akan terjadi di Samudera Hindia
sebelah barat Bengkulu dan Samudera Pasifik sebelah timur Laut Papua Nugini
sedangkan pada akhir periode akan terjadi di Papua Nugini sehingga daerah
pertemuan angin akan terjadi di sekitar Sumatera bagian selatan, Maluku
Tenggara dan Papua bagian selatan.
2. Angin di atas wilayah Indonesia umumnya bertiup dari arah Timur Laut
– Tenggara kecuali Papua bagian timur angin dari arah Barat –
Barat Laut, kecepatan angin berkisar antara 05 – 45 km/jam.
3. Potensi hujan terjadi disebagian besar wilayah Indonesia kecuali Sumatera
bagian utara, Jawa Timur, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara,
Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara peluang hujannya kecil .
2. PROSPEK CUACA
1. WILAYAH JAWA
Daerah
|
Bulan : Mei 2010
|
|
|---|---|---|
| 11 - 13 Mei | 14 - 17 Mei |
|
Jawa |
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Jawa bag barat pada sore – malam hari. |
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di Jawa bag barat pada sore – malam hari. |
4. CATATAN DAN KETERANGAN
Hujan ringan dengan intensitas ; 0,1-5,0 mm/jam atau 5-20 mm/hari
Hujan sedang dengan intensitas ; 5,0-10,0 mm/jam atau 20-50 mm/hari
Hujan lebat dengan intensitas ; 10,0-20 mm/jam atau 50-100 mm/hari
Hujan sangat lebat dengan intensitas ; >20 mm/jam atau >100 mm/hari
![]()
PROSPEK CUACA SATU MINGGU KEDEPAN
TANGGAL : 04 – 10 MEI 2010
1. HASIL PANTAUAN SEBAGAI DASAR PERTIMBANGAN :
A.
Di wilayah Indonesia suhu muka laut diperkirakan masih panas, tekanan
rendah pada awal periode diperkirakan akan terjadi di Samudera Hindia
sebelah barat Bengkulu dan Samudera Pasifik sebelah timur Laut Papua Nugini
sedangkan pada akhir periode akan terjadi di Papua Nugini sehingga daerah
pertemuan angin akan terjadi di sekitar Sumatera bagian selatan, Maluku
Tenggara dan Papua bagian selatan.
B.
Angin di atas wilayah Indonesia umumnya bertiup dari arah Timur Laut –
Tenggara kecuali Papua bagian timur angin dari arah Barat – Barat
Laut, kecepatan angin berkisar antara 05 – 45 km/jam.
C.
Potensi hujan terjadi disebagian besar wilayah Indonesia kecuali Sumatera
bagian utara, Jawa Timur, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara,
Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara peluang hujannya kecil .
2. PROSPEK CUACA
A. WILAYAH JABODETABEK
DAERAH
Bulan : April – Mei 2010
04 – 06 Mei
07 – 10 Mei
Jakarta
Berpeluang hujan ringan di Jakarta bag selatan pada sore – malam
hari
Berpeluang hujan ringan, kadang sedang di Jakarta bag selatan pada sore
– malam hari
Bogor
Berpeluang hujan ringan di Bogor bag selatan pada sore – malam hari
Berpeluang hujan ringan, kadang sedang di Bogor bag selatan pada sore
– malam hari
Tangerang
Cerah hingga berawan sebagian
Berpeluang hujan ringan pada sore – malam hari
Bekasi
Cerah hingga berawan sebagian
Berpeluang hujan ringan pada sore – malam hari
Depok
Berpeluang hujan ringan pada sore – malam hari
Berpeluang hujan ringan pada sore – malam hari
B. WILAYAH INDONESIA LAINYA
DAERAH
Bulan : April – Mei 2010
27 – 29 April
30 April – 03 Mei
Sumatera
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang intensitas sedang di
Sumatera bag tengah dan selatan pada siang/sore – malam hari
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di pantai
barat Sumatera dan Sumatera bag selatan pada siang/sore – malam
hari
Kalimantan
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Kal Barat
bag selatan, Kal Tengah, Kal Timur bag selatan pada siang/sore - malam
hari
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang – lebat
di Kal Barat bag selatan, Kal Tengah, Kal selatan pada siang/sore - malam
hari
Sulawesi
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan , kadang sedang di Sul Tengah
bag selatan pada siang/sore - malam hari
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Sul Tengah
bag selatan pada siang/sore - malam hari
Maluku
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Maluku Tengah
pada siang/sore - malam hari
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Maluku Tengah
pada siang/sore - malam hari
Papua
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Papua bagian
selatan pada siang/sore - malam hari
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di Papua
bagian timur pada siang/sore - malam hari
Jawa
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Jawa bag barat
pada sore – malam hari.
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di Jawa
bag barat pada sore – malam hari.
Bali, NTT dan NTB
Cerah hingga berawan sebagian dan berpeluang hujan dengan intensitas ringan
di Flores bag barat pada sore – malam hari
Cerah hingga berawan sebagian dan berpeluang hujan dengan intensitas ringan
di beberapa tempat di Nusa Tenggara Timur pada sore – malam hari
3. PERINGATAN DINI
- Antara tanggal : 04 - 05 Mei 2010 : Sumsel, Lampung, Kalbar bagian Selatan, Kalteng bagian Selatan, Sulsel, Papua bagian Selatan, Antara tanggal : 06 - 07 Mei 2010 : Sumsel, Lampung, Kalbar bagian Selatan, Kalteng bagian Selatan, Sulsel, Papua bagian Selatan, Antara tanggal : 08 - 10 Mei 2010 : Sumsel, Babel, Lampung, Kalbar bagian Selatan, Kalteng bagian Selatan, Sulsel, Papua Barat, Papua bagian Selatan
4. CATATAN DAN KETERANGAN
Hujan ringan dengan intensitas : 0,1–5,0 mm/jam atau 5–20 mm/hari
Hujan sedang dengan intensitas : 5,0–10,0 mm/jam atau 20–50 mm/hari
Hujan lebat dengan intensitas : 10,0–20 mm/jam atau 50–100 mm/hari
Hujan sangat lebat dengan intensitas : >20 mm/jam atau >100 mm/hari
PROSPEK CUACA SATU MINGGU KEDEPAN
TANGGAL 27 APRIL – 03 MEI 2010
1. HASIL PANTAUAN SEBAGAI DASAR PERTIMBANGAN :
Di wilayah Indonesia suhu muka laut diperkirakan masih panas, tekanan rendah pada awal periode diperkirakan akan terjadi di Kalimantan dan pada akhir periode akan terjadi di Papua Nugini bagian selatan sehingga daerah pertemuan angin akan terjadi di sekitar Kalimantan , Maluku Tenggara dan Papua bagian selatan.
Angin di atas wilayah Indonesia bagian utara umumnya bertiup dari arah Timur Laut – Timur kecuali Sumatera bagian utara angin dari arah Barat – Barat Laut, sedangkan wilayah Indonesia bagian selatan angin dari arah Barat Daya – Barat Laut, kecepatan angin berkisar antara 05 – 45 km/jam.
Potensi hujan terjadi disebagian besar wilayah Indonesia kecuali Sumatera
bagian utara, Gorontalo, Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara peluang
hujannya kecil
2. PROSPEK CUACA
WILAYAH JABODETABEKDAERAH Bulan : April - Mei 2010
27 - 29 April
30 - 03 Mei
Jakarta Berpeluang hujan ringan, kadang sedang di Jakarta bag selatan
pada sore – malam hari
Berpeluang hujan ringan, kadang sedang di Jakarta bag selatan pada sore
– malam hari
Bogor Berpeluang hujan ringan, kadang sedang di Bogor bag selatan pada
sore – malam hari
Berpeluang hujan ringan, kadang sedang di Bogor bag selatan pada sore
– malam hari
Tangerang Berpeluang hujan ringan pada sore – malam hari
Berpeluang hujan ringan pada sore – malam hari
Bekasi Berpeluang hujan ringan pada sore – malam hari
Berpeluang hujan ringan pada sore – malam hari
Depok Berpeluang hujan ringan pada sore – malam hari
Berpeluang hujan ringan pada sore – malam hari
WILAYAH INDONESIA LAINYADAERAH Bulan : April - Mei 2010
27 - 29 April
30 - 03 Mei
Sumatera Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang intensitas
sedang - lebat di Sumatera bagian tengah dan selatan pada siang/sore –
malam hari
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di pantai
barat Sumatera bagian tengah dan selatan pada siang/sore – malam
hari
Kalimantan Berpeluang hujan dengan intensitas ringan – sedang, kadang
lebat di Kal Barat bag utara, Kal Tengah, Kal Timur bag selatan pada siang/sore
- malam hari
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang – lebat
di Kal Barat dan Kal Tengah bag selatan, Kal selatan pada siang/sore -
malam hari
Sulawesi Berpeluang hujan dengan intensitas ringan , kadang sedang - lebat
di Sul Tengah bag selatan pada siang/sore - malam hari
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Sul Tengah
bag selatan pada siang/sore - malam hari
Maluku Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Maluku
Tengah pada siang/sore - malam hari
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Maluku Tengah
dan Tenggara pada siang/sore - malam hari
Papua Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Papua
bagian selatan pada siang/sore - malam hari
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di Papua
bagian selatan pada siang/sore - malam hari
Jawa Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat
di Jawa bag barat pada sore – malam hari.
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang - lebat di Jawa
bag selatan pada sore – malam hari.
Bali, NTT dan NTB Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang
di beberapa tempat di Nusa Tenggara pada sore – malam hari
Berpeluang hujan dengan intensitas ringan, kadang sedang di Nusa Tenggara
Timur pada sore – malam hari
3. PERINGATAN DINI
Waspada pada hujan deras disertai kilat/petir dan angin kencang.
Antara tanggal : 27 – 28 April 2010 :
Pesisir barat Sumatera, Sumbar, Riau, Bengkulu, Kalbar bagian Utara dan
Tengah, Kalsel, Jabar, Sulteng, Sulbar, Maluku Utara dan Tenggara, Papua
bagian Tengah dan Selatan.
Antara tanggal : 29 – 30 April 2010 :
Pesisir barat Sumatera, Sumbar, Bengkulu, Kalbar, Kalsel, Jabar, Sulbar,
Maluku Tenggara, Papua bagian Selatan.
Antara tanggal : 01 – 03 Mei 2010 :
Pesisir barat Sumatera, NAD, Sumbar, Kalsel, Jabar, Sulteng, Sulsel, Papua
bagian Tengah.
4. CATATAN DAN KETERANGAN
Hujan ringan dengan intensitas ; 0,1-5,0 mm/jam atau 5-20 mm/hari
Hujan sedang dengan intensitas ; 5,0-10,0 mm/jam atau 20-50 mm/hari
Hujan lebat dengan intensitas ; 10,0-20 mm/jam atau 50-100 mm/hari
Hujan sangat lebat dengan intensitas ; >20 mm/jam atau >100 mm/hari
Untuk keperluan 'perencanaan' dalam kegiatan operasional, agar kembali menghubungi BMKG (Unit kerja: Pusat Meteorologi Publik - Informasi Meteorologi Publik sebagai antisipasi perubahan/updating dari prakiraan mingguan yang dikeluarkan tanggal 26 April 2010.
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 13 - 15 APRIL 2010
NARASI :
Adanya daerah tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Banten
membentuk daerah pumpunan/pertemuan angin yang memanjang dari Sumatera
bagian Selatan hingga pesisir selatan Jawa. Kondisi ini meningkatkan aktifitas
pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian Barat dan Selatan.
Selain itu, faktor pemanasan berskala lokal yang ditandai dengan suhu
udara yang tinggi antara pagi dan siang hari di beberapa wilayah Indonesia,
mendukung bagi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan
hujan dengan intensitas sedang - lebat yang disertai kilat/petir dan angin
kencang dengan durasi singkat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang
adalah :
- Pesisir Barat dan Timur Sumatera
- Sumbar dan Jambi
- Sumsel, Babel dan Lampung
- Kalimantan Tengah bagian Selatan
- Kalimantan Selatan
- Sebagian besar Jawa
- Sebagian Bali
- NTB bagian Barat
- Sulut, Sulbar dan Sulsel
- Papua bagian Tengah dan Selatan
Jakarta, 12 April 2010
Bidang Peringatan Dini Cuaca
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 06 - 08 APRIL 2010
NARASI :
Adanya Siklon Tropis ROBYN di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Bengkulu
dan pusaran angin tertutup di perairan sebelah Barat NAD membentuk daerah
pumpunan/pertemuan angin yang memanjang dari perairan Barat Daya Banten
hingga Pesisir Barat Sumatera serta daerah tekanan rendah di Australia
Utara membentuk daerah pumpunan/pertemuan angin memanjang dari Sulawesi
bagian Tenggara hingga Laut Banda bagian Timur. Kondisi ini meningkatkan
aktifitas pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian Barat dan
Timur. Selain itu, faktor pemanasan berskala lokal yang ditandai dengan
suhu udara yang tinggi antara pagi dan siang hari di beberapa wilayah
Indonesia, mendukung bagi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang berpotensi
menimbulkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang disertai kilat/petir
dan angin kencang dengan durasi singkat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang
adalah :
- NAD
- Pesisir Barat Sumatera
- Sumbar, Riau dan Jambi
- Kalimantan Barat bagian Utara dan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Jabodetabek
- Sebagian besar Jawa
- NTB
- Maluku
- Sulbar dan Sulsel
- Papua bagian Utara dan Tengah
Jakarta, 05 April 2010
Bidang Peringatan Dini Cuaca
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 30 MARET - 01 APRIL 2010
NARASI :
Adanya daerah tekanan rendah di Laut Arafura mempengaruhi terbentuknya
daerah pumpunan/pertemuan angin yang memanjang di Laut Jawa hingga Maluku
Tenggara. Kondisi ini meningkatkan aktifitas pertumbuhan awan hujan di
wilayah Indonesia bagian Timur. Selain itu, faktor pemanasan berskala
lokal yang ditandai dengan suhu udara yang tinggi antara pagi dan siang
hari di beberapa wilayah Indonesia, mendukung bagi pertumbuhan awan Cumulonimbus
yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang
disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang
adalah :
- Sumatera bagian Tengah dan Selatan
- Pesisir Barat Sumatera
- Kalimantan Timur bagian Selatan dan Timur
- Kalimantan Selatan
- Banten dan Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Jabodetabek
- Bali dan NTB
- Maluku Utara dan Tenggara
- Sulawesi bagian Tengah
- Papua bagian Utara dan Tengah
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 26 - 29 MARET 2010
NARASI :
Adanya daerah tekanan rendah di Laut Arafura mempengaruhi terbentuknya
daerah pumpunan/pertemuan angin yang memanjang di Laut Banda hingga Maluku
Tenggara. Kondisi ini meningkatkan aktifitas pertumbuhan awan hujan di
wilayah Indonesia bagian Timur. Selain itu, faktor pemanasan berskala
lokal yang ditandai dengan suhu udara yang tinggi antara pagi dan siang
hari di beberapa wilayah Indonesia, mendukung bagi pertumbuhan awan Cumulonimbus
yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang
disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang
adalah :
- Sumatera bagian Tengah dan Selatan
- Kalimantan Timur bagian Selatan dan Timur
- Kalimantan Selatan
- Banten dan Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jabodetabek
- Maluku Tengah dan Tenggara
- Papua bagian Tengah dan Selatan
- Sulawesi bagian Tengah dan Barat
Jakarta, 25 Maret 2010
Bidang Peringatan Dini Cuaca
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 12 - 15 MARET 2010
NARASI :
Adanya daerah tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah Barat Bengkulu serta pumpunan / pertemuan angin yang memanjang disekitar Maluku Tengah hingga Papua bagian Utara meningkatkan aktifitas pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia Barat, Maluku serta Papua. Kondisi tersebut juga didukung oleh suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia yang hangat dan kelembaban udara yang tinggi. Selain itu, faktor pemanasan berskala lokal yang ditandai dengan suhu udara yang tinggi antara pagi dan siang hari di beberapa wilayah Indonesia mendukung pertumbuhan awan Cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah :
- Pesisir Barat dan Timur Sumatera bagian Tengah dan Selatan
- Bengkulu, Sumsel dan Babel
- Kalimantan Barat bagian Barat dan Selatan
- Kalimantan Tengah bagian Selatan
- Banten dan Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur bagian Utara dan Barat
- Jabodetabek
- Sulawesi Selatan dan Tenggara
- Maluku bagian Tengah
- Papua bagian Utara dan Tengah
Jakarta, 11 Maret 2010
Bidang Peringatan Dini Cuaca
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 09 - 11 MARET 2010
NARASI :
Adanya daerah pumpunan / pertemuan angin disekitar Laut Banda hingga Papua bagian Tengah meningkatkan aktifitas pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian Selatan. Kondisi tersebut juga didukung oleh suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia yang hangat dan kelembaban udara yang tinggi serta faktor pemanasan berskala lokal yang ditandai dengan suhu udara yang tinggi antara pagi dan siang hari di beberapa wilayah mendukung pertumbuhan awan hujan seperti awan Cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah :
- Pesisir Barat Sumatera bagian Tengah dan Selatan
- Sumatera bagian Tengah dan Selatan
- Kalimantan Tengah
- Jawa Barat bagian Tengah dan Selatan
- Jawa Tengah bagian Utara dan Timur
- Jawa Timur
- Jabodetabek
- Bali dan Nusa Tenggara
- Sulawesi Selatan dan Tenggara
- Maluku bagian Tengah dan Tenggara
- Papua bagian Tengah
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 05 - 08 MARET 2010
NARASI :
Adanya daerah pumpunan / pertemuan angin yang memanjang dari Perairan
Masalembo, Laut Banda hingga Papua bagian Tengah meningkatkan aktifitas
pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian Selatan. Kondisi tersebut
juga didukung oleh suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia yang hangat
dan kelembaban udara yang tinggi serta faktor pemanasan berskala lokal
yang ditandai dengan suhu udara yang tinggi antara pagi dan siang hari
di beberapa wilayah mendukung pertumbuhan awan hujan seperti awan Cumulonimbus
yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang
disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang
adalah :
- Pesisir Barat Sumatera bagian Tengah dan Selatan
- Sumatera Barat dan Bengkulu
- Kalimantan Selatan
- Jawa Barat bagian Tengah dan Selatan
- Jawa Tengah bagian Utara dan Timur
- Jawa Timur
- Jabodetabek
- NTT
- Sulawesi Tenggara dan Selatan
- Maluku Tenggara
- Papua bagian Tengah dan Timur
Jakarta, 04 Maret 2010
Bidang Peringatan Dini Cuaca
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 26 PEBRUARI - 01 MARET 2010
NARASI :
Adanya daerah tekanan rendah di Australia Utara dan daerah pumpunan / pertemuan angin yang memanjang dari Laut Jawa hingga Laut Banda mempengaruhi aktifitas pertumbuhan awan - awan hujan yang semakin meningkat terutama di wilayah Indonesia bagian Selatan. Kondisi tersebut juga didukung oleh suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia yang hangat dan kelembaban udara yang tinggi. Selain itu, faktor pemanasan berskala lokal yang ditandai dengan suhu udara yang tinggi antara pagi dan siang hari di beberapa wilayah mendukung bagi pertumbuhan awan hujan seperti awan Cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah :
* Pesisir Barat Sumatera bagian Selatan
* Bengkulu, Sumsel dan Lampung
* Kalimantan Barat bagian Selatan
* Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan
* Jawa
* Jabodetabek
* Sulawesi bagian Barat dan Selatan
* Nusatenggara
* Papua bagian Barat dan Tengah
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 23 - 25 FEBRUARI 2010
NARASI :
Terdapat daerah tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Sumatera. Daerah pumpunan / pertemuan angin memanjang di Pesisir Barat Sumatera serta dari Laut Banda, Laut Arafuru hingga Papua bagian Selatan. Kondisi suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia masih hangat sehingga mendukung suplai uap air bagi proses pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia terutama Indonesia bagian Selatan. Selain itu, faktor pemanasan berskala lokal yang ditandai dengan peningkatan suhu udara pada siang hari di beberapa wilayah yang mendukung proses konvektivitas bagi pertumbuhan awan hujan seperti awan Cumulonimbus. Awan - awan tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah :
- Pesisir Barat Sumatera
- Sumatera bagian Tengah dan Selatan
- Kalimantan bagian Barat dan Timur
- Pesisir Utara Jawa dan Jawa bagian Timur
- Jabodetabek
- Sulawesi bagian Tengah dan Tenggara
- Maluku bagian Tengah dan Tenggara
- Nusa Tenggara
- Papua bagian Tengah dan Selatan
Jakarta, 22 Februari 2010
Bidang Peringatan Dini Cuaca
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 19 - 22 FEBRUARI 2010
NARASI : Terdapat daerah tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Sumatera. Daerah pumpunan / pertemuan angin memanjang dari Laut Banda, Laut Arafuru hingga Papua bagian Selatan. Kondisi suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia masih hangat sehingga mendukung suplai uap air bagi proses pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia. Selain itu, faktor pemanasan berskala lokal yang ditandai dengan suhu udara yang tinggi pada siang hari di beberapa wilayah mendukung bagi pertumbuhan awan hujan seperti awan Cumulonimbus. Awan - awan tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat. Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah : - Pesisir Barat Sumatera - Sumatera bagian Selatan - Kalimantan bagian Timur dan Selatan - Jawa - Jabodetabek - Sulawesi bagian Tengah, Selatan dan Tenggara - Maluku Tengah - Nusatenggara bagian Utara - Papua bagian Barat dan Selatan Jakarta, 18 Februari 2010 Bidang Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 16 - 18 FEBRUARI 2010
NARASI :
Terdapat daerah tekanan rendah di Australia Utara
dan Samudera Hindia sebelah Barat Daya Sumatera sehingga membentuk daerah
pumpunan / pertemuan angin memanjang dari Kalimantan bagian Barat hingga
Pesisir Barat Lampung dan dari Selat Makssar hingga Laut Arafuru. Kondisi
suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia masih hangat sehingga mendukung
suplai uap air bagi proses pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.
Selain itu, faktor pemanasan berskala lokal yang ditandai dengan suhu
udara yang tinggi pada siang hari di beberapa wilayah mendukung bagi pertumbuhan
awan hujan seperti awan Cumulonimbus. Awan - awan tersebut berpotensi
menimbulkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang disertai kilat/petir
dan angin kencang dengan durasi singkat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang
adalah :
- Pesisir Barat Sumatera
- Sumatera bagian Utara dan Selatan
- Kalimantan bagian Barat dan Selatan
- Jawa bagian Barat dan Pesisir Selatan Jawa
- Jabodetabek
- Sulawesi bagian Tengah dan Tenggara
- Maluku Tengah
- Papua bagian Tengah dan Selatan
Jakarta, 15 Februari 2010
Bidang Peringatan Dini Cuaca
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 12 - 15 PEBRUARI 2010
NARASI :
Terdapat daerah tekanan rendah di Australia Utara,
Laut Koral dan Samudera Hindia sebelah Barat Bengkulu. Daerah pumpunan
/ pertemuan angin terbentuk di Samudera Hindia sebelah Barat Banten. Kondisi
suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia masih hangat sehingga suplai
uap air bagi proses pertumbuhan awan - awan hujan di wilayah Indonesia
masih cukup besar. Selain itu, faktor pemanasan berskala lokal yang ditandai
dengan suhu udara yang tinggi pada siang hari di beberapa wilayah mendukung
bagi pertumbuhan awan - awan konvektif seperti awan Cumulonimbus. Awan
- awan tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang
- lebat yang disertai kilat, petir dan angin kencang berdurasi singkat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang adalah
:
- Pesisir Barat Sumatera bagian Selatan
- Beberapa tempat di Sumatera Selatan dan Lampung
- Kalimantan bagian Barat dan Selatan
- Beberapa tempat di Banten dan Jawa Barat
- Jawa Timur
- Sulawesi bagian Tengah dan Tenggara
- Maluku Tenggara
- Papua bagian Tengah dan Selatan
Jakarta, 11 Februari 2010
Bidang Peringatan Dini Cuaca
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 09 - 11 FEBRUARI 2010
NARASI :
Adanya daerah tekanan rendah di Australia bagian
Barat membentuk daerah pumpunan / pertemuan angin yang memanjang dari
Laut Flores hingga Laut Arafura dan daerah belokan angin yang memanjang
dari Sulawesi Tengah, Maluku Tengah hingga Papua bagian Barat serta daerah
tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Lampung yang membentuk
daerah pumpunan / pertemuan angin yang memanjang dari Laut Jawa hingga
Sumatera bagian Selatan yang mendukung pertumbuhan awan hujan terutama
di wilayah Indonesia bagian Timur dan Selatan. Selain itu, kelembaban
udara yang cukup tinggi dan suhu muka laut yang hangat juga mempengaruhi
suplai uap air terhadap pertumbuhan awan hujan beberapa wilayah di Indonesia.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang adalah
:
- Sumatera bagian Tengah dan Selatan
- Pesisir Barat Sumatera
- Kalimantan bagian Barat dan Selatan
- Jabodetabek
- Sebagian besar Jawa
- Sulawesi bagian Tengah dan Tenggara
- Maluku Tengah dan Tenggara
- Papua bagian Tengah dan Selatan
Jakarta, 08 Februari 2010
Bidang Peringatan Dini Cuaca
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 05 - 08 FEBRUARI 2010
NARASI :
Adanya daerah tekanan rendah di Australia bagian
Barat dan Timur serta di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Lampung membentuk
daerah pumpunan angin yang memanjang dari Laut Jawa hingga Laut Arafura
dan daerah belokan angin yang memanjang dari Sumatera bagian Tengah, Kalimantan
bagian Utara, Sulawesi Utara, Maluku Utara hingga Papua bagian Utara yang
mendukung pertumbuhan awan hujan terutama di wilayah Indonesia bagian
Selatan. Selain itu, kelembaban udara yang cukup tinggi dan suhu muka
laut yang hangat juga mempengaruhi suplai uap air terhadap pertumbuhan
awan hujan beberapa wilayah di Indonesia.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang adalah
:
- Sumatera bagian Tengah dan Selatan
- Pesisir Barat Sumatera
- Kalimantan bagian Barat, Tengah dan Selatan
- Jabodetabek
- Sebagian besar Jawa
- Sulawesi bagian Tengah dan Selatan
- Bali dan Nusa Tenggara
- Maluku Utara dan Tengah
- Papua bagian Barat dan Tengah
Jakarta, 04 Februari 2010
Bidang Peringatan Dini Cuaca
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
![]()
PERINGATAN DINI CUACA TANGGAL 29 JANUARI - 01 FEBRUARI 2010
Terdapat beberapa aktifitas di atmosfer seperti adanya daerah pusaran angin tertutup di Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera dan di samudera Pasifik sebelah Timur Laut Papua serta tekanan rendah diperairan sebelah Selatan Papua Nugini mempengaruhi pembentukan daerah pertemuan angin yang memanjang di Laut Jawa serta dari Laut Banda hingga Laut Arafura. Kondisi ini berpengaruh terhadap proses pertumbuhan awan hujan yang semakin meningkat di wilayah Indonesia bagian Selatan. Selain itu, kelembaban udara yang cukup besar dan suhu muka laut yang masih hangat juga memberikan dukungan yang positif terhadap pertumbuhan awan hujan.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang adalah :
* Sumatera bagian Tengah dan Selatan
* Pesisir Barat Sumatera
* Kalimantan bagian Selatan dan Timur
* Jabodetabek
* Jawa bagian Tengah dan Utara
* Sulawesi bagian Utara, Tengah dan Selatan
* Bali, NTB dan NTT
* Maluku Utara dan Tengah
* Papua bagian Barat dan Utara
Jakarta, 28 Januari 2010
Bidang Peringatan Dini CuacaBadan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
Peringatan Dini Cuaca
Tanggal 26 - 28 Januari 2010
Adanya massa udara dingin dari daratan Asia dan tekanan rendah diperairan sebelah Selatan Papua Nugini mempengaruhi pembentukan daerah pertemuan angin yang memanjang di Laut Jawa serta dari Laut Banda hingga Laut Arafura. Kondisi ini berpengaruh terhadap proses pertumbuhan awan hujan yang semakin meningkat di wilayah Indonesia bagian Selatan. Selain itu, kelembaban udara yang cukup besar dan suhu muka laut yang masih hangat juga memberikan dukungan yang positif terhadap pertumbuhan awan hujan.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang adalah :
* Sumatera bagian Selatan
* Pesisir Barat Sumatera
* Kalimantan bagian Selatan dan Timur
* Jabodetabek
* Sebagian besar Jawa
* Sulawesi bagian Utara, Selatan dan Tenggara
* Bali dan NTB
* Maluku Utara dan Tengah
* Papua bagian Barat dan Utara