Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Stasiun Geofisika Yogyakarta (Pusat Gempa Regional VII)
IKHTISAR PERKEMBANGAN MUSIM KEMARAU 2011 (S/D Juni 2011) DAN PRAKIRAAN AWAL MUSIM KEMARAU 2011 PADA BULAN JULI DAN AGUSTUS 2011 SERTA PROSPEK AWAL MUSIM HUJAN 2011/2012 PADA SEPTEMBER 2011.
Ikhtisar ini memuat informasi Perkembangan Prakiraan Musim Kemarau 2011 "S/D Juni 2011" dan Prakiraan Awal Musim Kemarau 2011 pada Bulan Juli dan Agustus 2011, serta Prospek Awal Musim Hujan 2011/2012 pada September 2011. Kondisi suhu permukaan laut di perairan Indonesia, secara umum kondisi netral, kecuali agak dingin di wilayah selatan Sumatera dan selatan Jawa Barat. Kondisi ini tidak terlalu signifikan mengurangi ataupun menambah curah hujan di Indonesia. Sedangkan prakiraan suhu permukaan laut di Indonesia bulan-bulan Juli, Agustus hingga Nopember 2011, umumnya pada kondisi normal. Pantauan terhadap perkembangan Musim Kemarau 2011 Indonesia pada bulan Juni 2011, menunjukkan sirkulasi angin timuran/tenggara yang dominan, hal ini memberikan indikasi telah intensif berlangsungnya musim kemarau 2011 di Indonesia. Sebagai indikator, ditandai dengan telah berkurangnya curah hujan terjadi di beberapa daerah. Analisis terhadap 220 Zona Musim (ZOM) di Indonesia mulai Maret sampai dengan dasarian II Juni 2011, menunjukkan sebanyak 185 ZOM (84%) telah memasuki musim kemarau, sedangkan sebanyak 35 ZOM (16%), diprakirakan memasuki musim kemarau pada bulan Juli dan Agustus 2011. Berdasarkan pertimbangan perkembangan dinamika atmosfer dan laut hingga Juni 2011 serta perhitungan statistik, disampaikan Prospek Awal Musim Hujan 2011/2012, khususnya pada daerah-daerah wilayah Zona Musim (ZOM) yang memasuki Musim Hujan 2011/2012 pada bulan September 2011. Prospek awal Musim Hujan 2011/2012 dari 220 Zona Musim (ZOM), sebanyak 36 ZOM (16,4%) diprakirakan masuk pada sekitar dasarian I?III September 2011, meliputi 12 ZOM di Sumatera, 18 ZOM di Jawa, 2 ZOM di Kalimantan, dan 4 ZOM di Sulawesi.
![]()
